Jogja Last Friday Ride atau sering disingkat JLFR adalah ajang berkumpulnya para masyarakat Jogja untuk bersepeda di hari jumat malam pada minggu terakhir setiap bulanya. Sejarah JLFR ini sendiri mengikuti perkembangan event Critical Mass yang sudah berlangsung lebih dari 300 Kota di seluruh dunia. Berbagai jenis sepeda dari berbagai komunitas dan kalangan masyrakat pun campur aduk membelah kota jogja. Mulai dari sepeda Citybike, MTB, Fixed Gear, BMX, Low Rider dan lain lain meramaikan acara JLFR. Biasanya para masyarakat datang dari segala penjuru kota Jogja dangan komunitasnya atau dengan teman dan sahabatnya.

Awal mula JLFR ini hanya di ikuti oleh kurang dari 100 orang yang terdiri dari komunitas bersepeda, namun kini semakin berkembang peminatnya, bahkan hingga ribuan orang bersepeda memenuhi kota Jogjakarta. Biasanya mereka akan berkumpul di metting poin Stadion kridosono, lalu mengarah ke Tugu dan menuju ke selatan kea rah Jalan Malioboro sampai ke alun alun utara. Memang terkadang rombongan ini sangat memadati jalan sehingga pasti pada saat event JFLR dapat dipastikan area kridosono, tugu, malioboro hingga ke alun alun utara akan macet.

Acara JLFR sendiri saat ini tak hanya di ikuti oleh remaja, namun dari anak anak hingga orang tua pun ikut memeriahkan acara ini. Sisi positivnya adalah acara ini dapat menjadi alternative liburan singkat keluarga untuk menghilangkan penat dengan bersepeda mengelilingi kota Jogjakarta seteah seminggu berkerja. Tak sedikit pula yang datang dari luar kota hanya untuk mengikuti event ini atau hanya untuk bersepeda santai berkeliling kota.

Nah bagi kalian yang ingin mengikuti JLFR namun tidak memiliki sepeda kalian bisa menyewa sepeda di JogjaBike. Caranya cukup gampang, kalian hanya perlu download aplikasi InaBike di Playstore, lalu kalian tinggal menuju ke shelter sepeda JogjaBike yang ada di sepanjang jalan Malioboro. So mari kita bersepeda, kurangi polusi udara dan mari sehat bersama.